Warga Tigarunggu Laporkan Pencurian di Rumahnya Gunakan Aplikasi Horas Paten, Alami Kerugian Rp 20 Juta

Warga Tigarunggu Laporkan Pencurian di Rumahnya Gunakan Aplikasi Horas Paten, Alami Kerugian Rp 20 Juta
Personil Polsek Purba di Rumah Korban, Lakukan Olah TKP

SIMALUNGUN - Lismawanti Maurita Purba tak menyangka peristiwa pencurian telah terjadi di rumahnya tepatnya di Kampung Baru, Kelurahan Tigarunggu, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Minggu (15/11/2020) sekira pukul 07.00 WIB kemarin.

Informasi diperoleh, akibat peristiwa pencurian di rumahnya itu, Lismawanti mengalami kerugian material berkisar belasan juta rupiah dan mengetahui kejadian itu, langsung menghubungi Pihak Kepolisian Resor Simalungun dengan menggunakan "Aplikasi Horas Paten".

Personil yang piket menerima laporan korban, selanjutnya diteruskan dan ditindaklanjuti dengan menerima laporan korban di Polsek Purba, dengan Laporan Polisi No.: LP/14/XI/2020/Simal-Sek S.Purba, tertanggal 15 November 2020.

Kapolsek Purba IPTU Marolop Sinaga dalam laporan diteruskan Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim Sembiring melalui pesan selular membenarkan peristiwa yang dialami korban Lismawanti Maurita Purba dan dalam laporan korban diterangkan kejadian diketahui pada hari Minggu pagi.

"Korban, pada hari Minggu pukul 07.00 WIB mengambil dompet untuk membayar upah pekerjanya di ladang," sebutnya menyampaikan pers rilis, Minggu (15/11-2020) sekira pukul 15.36 WIB.

Lanjut Kasubbag Humas menjelaskan, dalam keterangan korban, ia mengaku menyimpan uang hasil penjualan jeruk sebesar Rp 11.000.000,- , ditaruhnya di dalam dompet.

"Saat mau tidur dompet diletakkan di atas tempat tidur, didalam kamarnya. Namun, Ia terkejut melihat bahwa dompetnya berwarna hitam merah itu tidak ada disitu lagi," kata korban dalam laporannya.

Penasaran, korban menemui kedua putrinya dan mempertanyakan keberadaan dompet itu, kedua anaknya mengatakan tidak mengetahuinya. Selanjutnya, korban merasa curiga bahwa rumahnya telah dimasuki pencuri dan mengambil uang itu.

"Korban lalu membangunkan dua orang putrinya Soniya Aryani Barus dan Isniya Umi Barus dan kedua anaknya tidak mengetahui dan atas pernyataan anaknya, korban curiga rumahnya telah dimasuki pencuri," tutur AKP Lukman.

Selain itu, korban mengaku telah kehilangan satu unit handphone merk Samsung J5 Pro warna hitam dan juga satu unit handphone merek Vivo 1807 warna hitam.

"Peristiwa pencurian itu terjadi,  korban melihat tidak ada kerusakan pada bagian rumahnya," sambung Lukman.

Hasil penyelidikan, AKP Lukman menjelaskan, diduga pelaku masuk ke dalam rumah melalui pintu depan. Pelaku memasukkan tangan melalui jendela dekat pintu dan mengambil kunci yang tergantung pada bagian dalam pintu rumah.

"Atas peristiwa itu, korban mengalami kerugian dengan total Rp 20an Juta Dan pihak Kepolisian Sektor Purba saat ini sedang melakukan penyelidikan," tutup Lukman.


(Amry Pasaribu)