Sebelum Aksi Demo Lanjutan Tolak UU Cipta Kerja, Ketua DPRD Bengkalis Siapkan Surat Ditujukan ke Presiden RI

Sebelum Aksi Demo Lanjutan Tolak UU Cipta Kerja, Ketua DPRD Bengkalis Siapkan Surat Ditujukan ke Presiden RI
Ketua DPRD kabupaten Bengkalis dan Gempur aksi tolak UU Cipta Kerja

BENGKALIS - Sebelum aksi lanjutan kedatangan masa pendemo, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis sudah mempersiapkan surat ditujukan ke presiden RI aspirasi pendemo penolakan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law. Masa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Buruh dan Rakyat (Gempur) Bengkalis yang kembali mengelar aski unjukrasa ke kantor DPRD Bengkalis, Selasa (13/10) pagi. 

Sebelum masa mendatangi kantor DPRD Bengkalis berkumpul di lapangan tugu yang terletak di jalan Surdirman kota Bengkalis sejak pukul 08.00 WIB.  Setelah berkumpul masa inipun melakukan konvoi dengan sepeda motor menuju jalan antara Bengkalis. 

Sesampainya tepat di depan kediaman dinas Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis masa memarkirkan sepeda motor dan melakukan long march dari jalan tersebut menuju kantor DPRD Bengkalis yang berada ratusan meter dari rumah dinas Bupati ini. Long march diwarnai dengan orasi dari koordinator aksi dan sejumlah mahasiswa.

Selain itu atribut spanduk dan karton bertuliskan penolakan UU Cipta Kerja mewarnai jalannya aksi. Sesampainya di kantor DPRD Bengkalis masa terfokus melakukan orasi di depan kantor Dewan ini. Meskipun di pagari pagar kawat berduri dan dikawal ketat petugas Kepolisian dan Satpol PP, namun tidak menyurutkan semangat para pendemo ini menyampaikan orasinya. 

Sekitar satu jam lebih masa berada ditengah jalan kantor DPRD Bengkalis,  menyampaikan orasi dengan pengeras suara.  Aksi mereka kali ini dapat sambutan langsung oleh Ketua DPRD Bengkalis Khairul Umam.  

Khairul Umam keluar dari gedung DPRD Bengkalis bersama sejumlah anggota DPRD Bengkalis lainnya.  Seketika mereka menyatu dan mendekati mahasiswa yang sudah berpanas panas menyampaikan orasinya. 

Dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Bengkalis mendengar langsung permintaan masa yang menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja ini. Koordinator Umum (Kordum) Gempur Fahrian Ramadani menyampaikan di depan rekan rekannya agar Ketua DPRD Bengkalis meneruskan aspirasi Gempur yang menolak Undang Undang Cipta Kerja ini kepada pemerintah pusat. 

Terkait tuntutan masa ini, Ketua DPRD Bengkalis mengatakan, mereka akan meneruskan aspirasi tersebut.  Bahkan DPRD Bengkalis sudah membuat surat resmi untuk meneruskan aspirasi mahasiswa dan Buruh Bengkalis ini. 

"Kita sudah menyiapkan surat tertulis tertuju langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Yang berisi terkait sejumlah penolakan yang terjadi di Bengkalis beberapa waktu terakhir ini," ungkap Khairul Umam juga ketua PKS Kabupaten Bengkalis yang menolak atau melakukan walk out bersama Demokrat pada saat pengesahan UU Cipta Kerja di DPR RI beberapa waktu lalu.

DPRD Bengkalis meneruskan aspirasi mahasiswa dan buruh di Bengkalis yang menyatakan menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja ini.  Surat tersebut langsung ditanda tangani Khairul Umam dan akan segera dikirimkan kepada Presiden RI.

Setelah mendengar isi surat dari DPRD Bengkalis untuk presiden yang dibacakan Khairul Umam,  masa kembali meminta pernyataan ketua DPRD secara kelembagaan terkait Undang Undang Omnibus Law ini.  Mendengar permintaan masa ini Ketua DPRD Bengkalis secara tegas langsung mengatakan DPRD Bengkalis secara kelembagaan menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja ini. 

Mendengar jawaban dari Khairul Umam masa, kemudian bersorak dan meneriakkan iyel iyel hidup rakyat.  Aksi yang berlangsung damai ini kemudian ditutup doa bersama yang langsung dipimpin Ketua DPRD Bengkalis.  

Usai membacakan doa bersama, masa kemudian meninggalkan kantor DPRD Bengkalis.(yulistar)