Samahuddin: Buton Tengah Ibarat Kepingan Surga di Jazirah Sultra

Samahuddin: Buton Tengah Ibarat Kepingan Surga di Jazirah Sultra
Suasana upacara perayaan HUT Buteng ke-6 di lapangan Lamedadi, Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangiawambulu.

BUTON TENGAH - Bupati Buton Tengah (Buteng), H. Samahuddin, SE menyebutkan, saat ini Kabupaten yang dipimpinnya ibarat kepingan surga yang diturunkan oleh Tuhan Yang Maha Esa di jazirah Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal itu diungkapkan Samahuddin dalam penggalan pidatonya, saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buton Tengah ke-6 di lapangan Lamedadi, Kelurahan Tolandona, Kecamatan Sangiawambulu, Kamis (23/7/2020).

“Kita harus senantiasa bersyukur, betapa kita telah dianugerahi wilayah dengan kaya potensi dari segala aspek, sehingga dapatlah kita katakan, Buton Tengah adalah ibarat kepingan surga Allah yang diturunkan di jazirah Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Selain Bupati dan Wakil Bupati Buteng H. Samahuddin, SE - Kapten Inf. (Purn) La Ntau yang masing-masing hadir bersama isteri, kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota DPR-RI Ir. H. LM. Sjafei Kahar, M.Si (Bapak Pemekaran sekaligus mantan Bupati Buton dua periode), Bupati Buton Drs. La Bakri, M.Si.

Disebutkan, salah satu tokoh penting di Sultra Kepulauan, sekaligus mantan Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun telah diundang, namun karena satu dan lain hal sehingga ia tidak berkesempatan hadir.

Hadir pula, Ketua DPRD Kabupaten Buteng Bobi Ertanto, S.Pd bersama sejumlah anggota, Sekda Buteng H. Kostantinus Bukide, SH., M.Si bersama isteri, Kepala Kemenag Buteng Muchtar S.Ag., MA, mantan Sekda Buteng Drs. H. La Ode Hasimin, MM bersama isteri, para Komisioner KPU Buteng, Komisioner Bawaslu Buteng, pimpinan Bank Sultra Unit Lombe beserta staf, Dirut Perumdam Oeno Lia Muhidin, S.Ag, para Kepala OPD, camat, Danramil 1413-10/Gu Kapten Inf. La Ode Rain, para Kapolsek se-Buton Tengah, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat/budaya, tokoh pemuda, serta tokoh perempuan.

Dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buteng yang turut hadir antara lain, Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Tangkari, SIK, perwakilan Dandim 1413 Buton, Kejari Buton Wiranto, SH., MH, Ketua Pengadilan Negeri Buton, Dankipan A 725 Woroagi Kapten Inf. Imam Mutaqin, S.IP, Danki C Sat Brimobda Sultra Iptu Brilyan, S.Trk, serta Danpos TNI-AL Baubau Letda Laut (T) Pungky.

Dalam upacara tersebut, Bupati Buteng H. Samahuddin bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Perwira Upacara diemban oleh Kapolsek Lakudo AKP Abdul Halim Kaonga, SH., MH, sedangkan Kapolsek Mawasangka Ipda Rachmat sebagai Komandan Upacara (Danup).

Samahuddin sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasihnya kepada masyarakat Kecamatan Sangiawambulu yang telah antusias menyukseskan perayaan hari jadi Kabupaten Buton Tengah yang ke-6.

Ucapan terima kasih disampaikan pula kepada para pendahulunya, pejuang pemekaran maupun para pendiri Kabupaten Buton Tengah, serta Rektor Universitas Sembilan Belas November (USN) Kolaka, Dr. Azhari, S.STP., M.Si selaku tokoh pendidikan yang mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Buton Tengah melalui pendirian kampus B USN di Kecamatan Mawasangka.

Selama tiga tahun memimpin bersama Wakil Bupati Buteng Kapten Inf. (Purn) La Ntau, Samahuddin membeberkan pula berbagai capaian diantaranya, peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, peningkatan infrastruktur daerah, peningkatan pertumbuhan ekonomi, tugas-tugas pemerintah dalam pelayanan masyarakat, menjamin ketahanan pangan, peningkatan kapasitas lembaga keagamaaan, perlindungan hak perempuan dan anak, maupun capaian lainnya.

Selain itu, Prestasi yang paling membanggakan selama tiga tahun berturut-turut Kabupaten Buton Tengah berhasil mendapatkan nilai tertinggi diantara 17 kabupaten/kota se-Provinsi Sultra, dalam pelaksanaan akuntabilitas keuangan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sultra.

HUT Buteng ke-7 Bakal Digelar di Kecamatan Mawasangka Timur

Saat dikonfirmasi awak media, Samahuddin menuturkan, peringatan HUT Buteng sengaja dirayakan secara bergilir per kecamatan setiap tahunnya. Hal ini dimaksudkan agar ada pengembangan di masing-masing kecamatan. Untuk perayaan HUT Buteng ke-7 pada 2021 mendatang, Bupati Samahuddin mengagendakan agar dilaksanakan di Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim).

“Saya harapkan untuk perayaan HUT Buteng tahun depan di Kecamatan Mawasangka Timur bisa sukses dan meriah juga upacaranya seperti ini,” tuturnya.

Samahuddin Siap Genjot Peningkatan Kualitas Pendidikan di Buton Tengah

Melalui semangat HUT Buteng tersebut, Samahuddin bertekad untuk terus menggenjot mutu pendidikan di daerah yang dipimpinnya. Ia pun mengakui, bila tahun 2018 kemarin mutu pendidikan di Buton Tengah sangat merosot hingga mendapatkan peringkat terakhir di Sultra. Namun sejak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buteng dipimpin oleh Abdullah, S.Pd maka capaian mutu pendidikan di Buton Tengah mengalami peningkatan pesat, dengan laju percepatan maksimal hingga menempati peringkat ke-7 se-Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Untuk daerah perdagangan, ada tiga kecamatan yang bisa kita genjot dan kembangkan, yaitu Sangia Wambulu, Kecamatan Gu dan Lakudo, kalau untuk daerah pendidikan kita terus genjot Kecamatan Mawasangka,” kata Samahuddin.

Usai pelaksanaan upacara, dilangsungkan penandatanganan dokumen kerjasama antara Pemda Buteng melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) bersama pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara maksimal bagi masyarakat kurang mampu.

Selanjutnya pemotongan tumpeng dari Bupati Samahuddin yang diberikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Buton Tengah Boby Ertanto, S.Pd serta sebaliknya, hal ini sebagai wujud kemitraan dan kolaborasi, untuk bersama-sama membangun Buton Tengah yang Berkah (Bersih, Sejahtera, Produktif, Agamis, dan Harmonis).

Di akhir rangkaian acara, Bupati dan Wakil Bupati Buteng bersama unsur Forkopimda memantau ekspo pembangunan Buteng selama kepemimpinan SamaTau (Samahuddin-La Ntau). Kegiatan pun ditutup dengan acara makan bersama. (Adv)