Persiapan Pelantikan DPD P3MI se-Indonesia, Berikut Pesan Ketua Umum Kepada Seluruh Jajaran Pengurus

Persiapan Pelantikan DPD P3MI se-Indonesia, Berikut Pesan Ketua Umum Kepada Seluruh Jajaran Pengurus
Ketua Umum P3MI, Agus Candra, S.E bersama Sekjen, Dedy Syt Nasution, S.E

BOGOR,- Jajaran pengurus pusat Persatuan Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI) kembali melakukan rapat dalam rangka pemantapan pengangkatan dan pemberian SK kepada calon Ketua DPD yang baru se-Indonesia. Rapat ini berlangsung di kantor cabang DPP P3MI di Jln. Raya Ciomas Permai RT 003/007 Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kab. Bogor, Selasa (27/7/2020).

Hadir dalam rapat tersebut, Ketua Umum P3MI, Agus Chandra, S,E, Wakil Ketua, Yozar Bestari, Sekjen, Dedy Syt Nasution, S.E, Wasekjen, Juanda, Dewan Penasihat, Iffitrial, Ketua Bidang Harian, Filman Hutabarat, Ketua OKK, Marten Riyanto, Bendahara Umum Suci Nurwanti Ningsi, Wakil Bendahara, Rian Yulianti, Ka Bidang Kesra, Zalman Tanjung, Ka Infokom, Lukman Hakim serta jajaran pengurus inti lainnya.

Selain itu, hadir juga para calon para Ketua DPD dari beberapa Provinsi diantaranya, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi dan Lampung. Kehadiran para calon Ketua DPD ini sebagai bentuk support mereka kepada DPP dalam rangka persiapan pelantikan yang akan berlangsung di Bandung pada tanggal 23 Agustus nanti.

Di hadapan para pengurus pusat dan para calon Ketua DPD,  Agus Candra, S.E. kembali menekankan pentingnya menjunjung solidaritas dan loyalitas yang tinggi dalam organisasi. Maju mundurnya sebuah organisasi tergantung kekompakan para anggota. Oleh karena itu, Dirinya meminta seluruh pengurus dan para calon Ketua DPD yang nanti akan dilantik untuk bisa menjalakan roda organisasi di daerah masing-masing dengan penuh tanggung jawab, serta menjaga nama baik P3MI.

“  P3MI akan selalu bersinergi dan mendukung program Pemerintah pusat dalam rangka memajukan para pelaku sektor riil usaha kecil atau UMKM. Karena ini salah satu dari program Nawacita Presiden Jokowi,” ujarnya.

Oleh karena itu, sambungnya, “ Kepada Ketua DPD yang nantinya sudah dilantik untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi, baik itu dengan Gubernur, Kapolda, Pangdam, MUI hingga ke tingkat Kabupaten/Kota dan seterus ke bawah.”

Tidak lupa dirinya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua DPD serta jajaran pengurus di beberapa Provinsi yang  masa bakti nya sudah habis dan akan digantikan oleh yang baru. 

Untuk diketahui, organisasi yang menaungi para pengusaha wahana hiburan rakyat keliling dan Event Organizert (EO) serta Equipment ini berdiri dari tahun 2013 dan memiliki 15 DPD se-Indonesia dengan jumlah anggotanya lebih kurang 500 ribu orang yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. P3MI merupakan organisasi profesi dibidang usaha ekonomi kerakyatan yang terdiri dari pemilik wahana hiburan rakyat keliling, para pedagang pasar malam, Event Organizert (EO) dan pemilik Equipment/ peralatan. 

Namun pasca Pandemi Covid-19 melanda tanah air sejak bulan Maret 2020, berdampak besar kepada semua sektor ekonomi, termasuk para pelaku UMKM yang bergabung dalam P3MI. Terlebih keluarnya Maklumat Kapolri tentang larangan kegiatan keramaian yang mengundang orang banyak. Tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan mem-PHK para karyawan lantara tidak bisa membayar upah gaji. Dari data yang masuk ke DPP P3MI Pusat, kurang lebih 51.400 orang yang terpaksa di PHK yang terdiri dari karyawan wahana hiburan rakyat keliling, Event Organizert, dan Equipment. Para karyawan ini terpaksa di PHK lantaran tempat usaha mereka bekerja tidak bisa beroperasi lagi. 

Hal ini tentunya menjadi catatan atau PR bagi Pemerintah baik pusat maupun daerah dalam mengatasi lonjakan pengangguran dimasa Pandemi Covid-19. Disisi lain, P3MI mempunyai rasa tanggung jawab dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan para anggotanya. Berbagai upaya dilakukan jajaran pengurus pusat, mulai dengan melakukan audiensi kepada Kementerian UMKM dan Koperasi serta Polri.

Upaya ini membuahkan hasil dengan dicabutnya Maklumat Kapolri belum lama ini. Tentunya ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seluruh anggota P3MI yang ada di pelosok tanah air. Namun dalam implementasi nya di lapangan masih belum semua terlaksana secara menyeluruh. Masih saja ada penolakan pemberian izin keramaian yang dikeluarkan oleh pihak Polres, Polsek dan Gugus Tugas Covid-19 meski berada di zona hijau. Berbagai alasan yang sampaikan oleh instansi terkait.

Kecemburuan sosial pun timbul dari pelaku UMKM dengan dibuka nya beberapa tempat fasilitas umum dan keramaian seperti, Mall, tempat rekreasi yang notabene nya banyak mengundang orang banyak, mesti di bawah penerapan protokol kesehatan. 

Terkait masih adanya kendala pengurusan perizinan keramaian di daerah zona hijau oleh para pelaku usaha hiburan rakyat keliling dan Even Organizert (EO) kepada Instansi dan Institusi terkait, Agus kembali meminta pihak terkait untuk bisa memberikan kebijakan. Mengingat para UMKM ini merupakan urat nadi perekonomian yang vital dan tidak bisa dianggap sebelah mata.

Agus Candra, S.E, juga meminta kepada seluruh anggota P3MI yang sudah bisa membuka usahanya di zona hijau, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan senantiasa  berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19, guna membantu Pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona.


( LUKY JAMBAK )