Kelola Anggaran Dana Kelurahan Perdagangan I, Warga: Lurah Tidak Transparan dan Dugaan Kami Diselewengkan

Kelola Anggaran Dana Kelurahan Perdagangan I, Warga: Lurah Tidak Transparan dan Dugaan Kami Diselewengkan
Pelaksanaan Pembangunan Dana Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun

SIMALUNGUN- Dugaan penyelewengan dana pembangunan Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar alokasi bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2020 ini telah terealisasi baru-baru ini sedang disoroti oleh warga setempat.

Warga mengatakan, pihak kelurahan dalam hal pengelolaan alokasi dana pembangunan tidak transparan dan sangat tertutup, sehingga hal ini menimbulkan tanda tanya dan kecurigaan.

"Kami sebagai warga, curiga telah terjadi penyimpangan,” kata sumber saat ditemui kepada indonesiasatu.co.id, di sekitar lokasi pengerjaan proyek rabat beton, jalan Suryadi, Lingkungan VIII, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun,  Kamis (30/06/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Anggaran itu, kata sumber, dialokasikan bagi pembangunan sarana dan prasarana di kelurahan dan ini merupakan pelayanan sosial yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat.

“Tapi jika penggunaannya di kelurahan tidak transparan, maka akan muncul dugaan masyarakat terjadi penyimpangan, bahkan dugaan oknum pejabat kelurahan melakukan korupsi secara masiv,” katanya.

Selanjutnya, kepada jurnalis indonesiasatu.co.id, warga menyebutkan di lokasi kegiatan tak terlihat papan informasi yang berfungsi untuk menerangkan rincian kegiatan pelaksanaan pengerjaan fisik pengecoran jalan itu. Soal pengerjaan fisik rabat beton terkesan asal-asalan dan tidak mematuhi spek teknis yang ditentukan.

"Nggak terlihat plank proyeknya, bang. Makanya, kami bertanya-tanya tentang volume bangunan ini. Parahnya, profil atau permukaan tanah tidak diratakan terlebih dahulu dan pekerja langsung melakukan pengecoran dengan material campuran batu sirtu, pasir dan semen yang juga diragukan komposisinya," pungkasnya.

Tiarli boru Ambarita selaku Lurah Perdagangan I saat jurnalis indonesiasatu.co.id dihubungi melalui selularnya, walau nada dering aktif dan pesan terkirim tak berbalas. Lurah Perdagangan I terkesan enggan menanggapi konfirmasi terkait pelaksanaan pengerjaan alokasi dana kelurahan anggaran tahun 2020 ini.

(Amry Pasaribu)