Hari Ini KPU Bengkalis Kerahkan 100 Orang Pelipat Suara Untuk 398.267 Lembar

Hari Ini KPU Bengkalis Kerahkan 100 Orang Pelipat Suara Untuk  398.267 Lembar
Pelipatan surat suara KPU Bengkalis

BENGKALIS  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis mulai melakukan pelipatan kertas surat suara menjelang hari H Pilkada Bengkalis 2020 ini. Pelipatan kertas surat suara, pihak KPU Bengkalis telah merekrut sebanyak 100 orang tenaga dari warga setempat.

Ketua KPU Bengkalis Fadhilah Al Mausly ketika dikonfirmasi, mengatakan bahwa, saat ini KPU sedang fokus bagaimana proses logistik dengan persiapan memenuhi alat kelengkapan logistik menjelang hari pencoblosan.
"Perlu kami sampaikan bahwa KPU kabupaten Bengkalis sudah menerima kertas surat suara dari percetakan pada tanggal 14 November 2020 lalu sebanyak 200 kotak dengan jumlah 398.267 lembar. Dan mulai hari ini (kemarin, red) KPU Bengkalis sudah melaksanakan proses pensortiran pelipatan kertas surat suara," ujar Fadhilah, Senin (16/11).

Menurutnya, terkait teknis dan pensortiran dan pelipatan kertas surat suara, KPU telah melakukan rekrutmen outsourcing menggunakan tenaga masyarakat setempat sebanyak 100 orang dan yang sudah bekerja sebanyak 83 orang.

Di samping itu, soal proses, KPU akan berkoordinasi dengan kepolisian dan Bawaslu, untuk melakukan pengawasan proses sortir dan pelipatan surat suara. "Jadi sebelum melaksanakan pelipatan kertas surat suara, kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Bawaslu, dengan menyampaikan kepada peserta terkait standar Operasional yang harus dilakukan  sortir dan pelipatan kertas surat suara ini," ujarnya.

Kemudian, lanjut Fadhilah pihaknya juga sudah menjalankan standar protokol Covid-19, terhadap proses pelaksanaan sortir dan pelipatan kertas surat suara ini. Dan sampai saat ini masih berjalan dengan baik kondusif dan terkendali.
Disinggung soal partisipasi angka golput, Ketua KPU mengatakan bahwa tentu untuk menjawab hal tersebut, harus dikoordinasikan dengan beberapa pihak terkait, diantaranya internal KPU, Bawaslu dan Kepolisian, agar nanti penyampaiannya dengan konsep terkolidasi.(yulistar)