H-1 Idul Adha, Menteri Pertanian RI Panen Bawang Merah di Bantaeng

H-1 Idul Adha, Menteri Pertanian RI Panen Bawang Merah di Bantaeng
Menteri pertanian bersama Bupati Bantaeng

BANTAENG - Menteri Pertanian RI, DR.H.Syahrul Yasin Limpo, Melakukan lawatan di kabupaten Bantaeng dalam rangka panen bersama bawang merah di Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis, (30/7/2020).

Menteri Pertanian (Mentan) Hadir di Bantaeng bersama 4 Pejabat Dirjend kementerian pertanian menggunakan Helikopter Jenis Airbus dengan melakukan pendaratan di helipad pantai seruni Bantaeng.

Selanjutnya Mentan dengan didampingi Bupati Bantaeng, DR.H.Ilhamsyah Azikin menuju Lokasi acara paneng bawang merah di dusun Muntea yang mempunyai ketinggian antara 1.200-1.700 mdpl.

Turut hadir Anggota DPR RI, DR.H.Azikin Solthan, Ketua DPR Bantaeng, Hamsah Amd, Forkopimda Bantaeng, Dan Sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemkab Bantaeng.

"Terima kasih atas kebersamaan hari ini dan masyarakat Bantaeng, saya bangga, Tetap pakai masker yaa", Sapa Mentan memulai sambutannya usai melakukan panen simbolis bawang merah sehari sebelum hari raya idul Adha (H-1)

"Yang pasti pertanian itu barang yang menjanjikan, Pertanian itu tidak ada ruginya sepanjang memang tidak keluar dari norma manajemen pertanaman", Lanjutnya.

Menurut mentan, Bantaeng adalah daerah yang sangat subur, Sangat bagus cuma harus ditata lebih kuat lagi dengan manajemen kualitas produksi yang harus ditingkatkan.

"Dengan manajemen pertanaman yang baik produksi bawang merah bisa mencapai 20-25 ton per hektar" Ungkap mentan.

Sebelumnya, Ditempat yang sama, Bupati Bantaeng mengungkapkan bahwa khusus pengembangan bawang merah di kecamatan uluere dilakukan di empat Desa yaitu Desa Bonto lojong, Desa Bonto tangnga, Desa Bonto Daeng dan Desa Bonto Marannu.

"Potensi penanaman bawang merah mencapai kurang lebih 1700 hektar dengan potensi hasil sebesar kurang lebih 20 ton per hektar adapun varietas bawang merah yang ditanam adalah bawang merah dataran tinggi varietas 'LOKANA' yang sudah terdaftar di kementerian pertanian", Urai Bupati Bantaeng.

Lebih lanjut dijelaskan, Selain untuk memenuhi kebutuhan lokal juga telah dipasarkan ke daerah Sulawesi barat, Sulawesi tenggara, Kalimantan hingga Papua.

"Untuk musim tanam tahun ini kami laporkan sampai dengan bulan Juli 2020 luas tanam community bawang merah telah mencapai 232 hektar dengan luas panen 194 hektar serta jumlah produksi sebesar 1554 ton", Jelas Bupati didepan menteri pertanian

Bupati juga mengatakan bahwa sebagai daerah pertanian, Dia berkomitmen untuk mendukung program kementerian pertanian yaitu gerakan mendorong produksi, daya saing dan ramah lingkungan hortikultura

"Kami berharap kedepan produksi bawang merah di Kabupaten Bantaeng, Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional tetapi juga dapat diekspor", Jelas Bupati Bantaeng.

(Ryawan)