Gelar Bina Desa Tematik, FKM Unhas Edukasi Masyarakat Tentang Vaksinasi Covid19

MAKASSAR – Tahun 2021 pandemi covid-19 belum juga berakhir, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) kembali melakukan Kegiatan Bina Desa Tematik Covid-19. Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Dekan FKM Unhas Dr Aminuddin Syam mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pengabdian universitas kepada masyarakat yang merupakan implementasi tridharma perguruan tinggi. “Kegitan bina desa ini sebagai bentuk pengabdian universitas kepada masyarakat. Kegiatan ini mungkin langkah kecil tetapi dampaknya akan besar yaitu adanya edukasi menyeluruh yang akan diperoleh masyarakat secara langsung karena dapat memberi ruang kepada masyarakat untuk berdiskusi terkait hal-hal yang belum dipahami betul mengenai covid-19 ini,” jelas Aminuddin. Kata Dekan, sebagai fakultas kesehatan masyarakat yang meminjam label masyarakat tentu saja harus ikut andil dalam mengedukasi masyarakat agar dapat terlindungi dari pandemi covid-19, khususnya masyarakat dan mahasiswa sekitar kampus. Senada dengan itu, Nasrah, SKM, M.Kes selaku panitia yang juga dosen promosi kesehatan FKM Unhas mengatakan, kondisi Negara Indonesia saat ini yang belum bisa mengendalikan masalah covid-19, tentu sj menjadi bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi khususnya FKM. “Tanggung jawab tersebut dapat berupa pengabdian kepada masyarakat agar tercipta masyarakat Indonesia yang mandiri dan partisipatif dalam melindungi dirinya terhadap penularan covid-19,” terang Nasrah. Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan data dari satgas covid-19 sampai pada bulan Januari, perilaku protokol kesehatan masyarakat di Kota Makassar untuk perilaku jaga jarak masih 44,3% yang patuh, sedangkan perilaku penggunaan masker 76%. “Untuk itu pada kegiatan bina desa tematik covid-19 FKM Unhas 2021 ini, kami mengambil tema Meningkatkan Kewaspadaan Masyarakat dan Mahasiswa Menghadapi Pandemi Covid-19 melalui Gerakan Public Health Mengedukasi,” terangnya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap patuh menjalankan protokol kesehatan yang disebut sebagai vaksin sosial, sikap positif terhadap vaksinasi covid-19 dan pentingnya menjaga imunitas tubuh di masa pandemi ini. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat dan mahasiswa di sekitar wilayah kampus unhas yang dibagi dalam 3 lokus yaitu Kera-kera, Sahabat dan Ramsis. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk edukasi langsung kepada masyarakat dan mahasiswa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, selain itu juga dilakukan edukasi melalui media massa yaitu poster dan spanduk yang akan dipasang di tempat-tempat umum. “Kami juga kembali melakukan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian sosial seperti tahun sebelumnya dengan memberikan paket sembako kepada masyarakat dan mahasiswa yang terdampak covid-19,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa, covid-19 tidak dapat dikendalikan jika hanya mengandalkan pemerintah dan akademisi. “Yang terpenting adalah komitmen masyarakat untuk berpartisipasi dalam memelihara dan melindungi dirinya sendiri melalui vaksin biologis dan vaksin sosial,” ungkapnya. Vaksin biologis bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh individu terhadap virus covid-19. “Yang ditekankan disini bahwa masyarakat harus tahu bahwa vaksin covid-19 dijamin oleh pemerintah halal dan aman karena telah melalui uji klinis secara ketat,” terangnya. Edukasi ini, kata Nasrah, menjadi bekal bagi masyarakat umum untuk mempersiapkan diri menerima vaksin kelak. “Selain itu, tentu saja vaksin biologis harus tetap dibarengi dengan vaksin sosial. Vaksin sosial yang dimaksud disini yaitu perilaku-perilaku yang dapat dilakukan agar dapat melindungi diri dari penularan yang selama ini dikenal sebagai protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Jadi selain vaksin biologis vaksin sosial juga harus tetap dilakukan untuk mempercepat pengendalian pandemi covid-19. Ini yang kami tekankan dalam edukasi di kampung kera-kera,” paparnya.(fajarpendidikan.co.id)

Gelar Bina Desa Tematik, FKM Unhas Edukasi Masyarakat Tentang Vaksinasi Covid19

MAKASSAR – Tahun 2021 pandemi covid-19 belum juga berakhir, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) kembali melakukan Kegiatan Bina Desa Tematik Covid-19.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Dekan FKM Unhas Dr Aminuddin Syam mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pengabdian universitas kepada masyarakat yang merupakan implementasi tridharma perguruan tinggi.

“Kegitan bina desa ini sebagai bentuk pengabdian universitas kepada masyarakat. Kegiatan ini mungkin langkah kecil tetapi dampaknya akan besar yaitu adanya edukasi menyeluruh yang akan diperoleh masyarakat secara langsung karena dapat memberi ruang kepada masyarakat untuk berdiskusi terkait hal-hal yang belum dipahami betul mengenai covid-19 ini,” jelas Aminuddin.

Kata Dekan, sebagai fakultas kesehatan masyarakat yang meminjam label masyarakat tentu saja harus ikut andil dalam mengedukasi masyarakat agar dapat terlindungi dari pandemi covid-19, khususnya masyarakat dan mahasiswa sekitar kampus.

Senada dengan itu, Nasrah, SKM, M.Kes selaku panitia yang juga dosen promosi kesehatan FKM Unhas mengatakan, kondisi Negara Indonesia saat ini yang belum bisa mengendalikan masalah covid-19, tentu sj menjadi bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi khususnya FKM.

“Tanggung jawab tersebut dapat berupa pengabdian kepada masyarakat agar tercipta masyarakat Indonesia yang mandiri dan partisipatif dalam melindungi dirinya terhadap penularan covid-19,” terang Nasrah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan data dari satgas covid-19 sampai pada bulan Januari, perilaku protokol kesehatan masyarakat di Kota Makassar untuk perilaku jaga jarak masih 44,3% yang patuh, sedangkan perilaku penggunaan masker 76%.

“Untuk itu pada kegiatan bina desa tematik covid-19 FKM Unhas 2021 ini, kami mengambil tema Meningkatkan Kewaspadaan Masyarakat dan Mahasiswa Menghadapi Pandemi Covid-19 melalui Gerakan Public Health Mengedukasi,” terangnya.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap patuh menjalankan protokol kesehatan yang disebut sebagai vaksin sosial, sikap positif terhadap vaksinasi covid-19 dan pentingnya menjaga imunitas tubuh di masa pandemi ini.

Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat dan mahasiswa di sekitar wilayah kampus unhas yang dibagi dalam 3 lokus yaitu Kera-kera, Sahabat dan Ramsis.

Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk edukasi langsung kepada masyarakat dan mahasiswa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, selain itu juga dilakukan edukasi melalui media massa yaitu poster dan spanduk yang akan dipasang di tempat-tempat umum.

“Kami juga kembali melakukan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian sosial seperti tahun sebelumnya dengan memberikan paket sembako kepada masyarakat dan mahasiswa yang terdampak covid-19,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa, covid-19 tidak dapat dikendalikan jika hanya mengandalkan pemerintah dan akademisi.

“Yang terpenting adalah komitmen masyarakat untuk berpartisipasi dalam memelihara dan melindungi dirinya sendiri melalui vaksin biologis dan vaksin sosial,” ungkapnya.

Vaksin biologis bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh individu terhadap virus covid-19. “Yang ditekankan disini bahwa masyarakat harus tahu bahwa vaksin covid-19 dijamin oleh pemerintah halal dan aman karena telah melalui uji klinis secara ketat,” terangnya.

Edukasi ini, kata Nasrah, menjadi bekal bagi masyarakat umum untuk mempersiapkan diri menerima vaksin kelak.

“Selain itu, tentu saja vaksin biologis harus tetap dibarengi dengan vaksin sosial. Vaksin sosial yang dimaksud disini yaitu perilaku-perilaku yang dapat dilakukan agar dapat melindungi diri dari penularan yang selama ini dikenal sebagai protokol kesehatan.

Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Jadi selain vaksin biologis vaksin sosial juga harus tetap dilakukan untuk mempercepat pengendalian pandemi covid-19. Ini yang kami tekankan dalam edukasi di kampung kera-kera,” paparnya.(fajarpendidikan.co.id)