Dugaan Proyek Rekondisi Ipal Milik PTPN IV PKS Dosin Dikerjakan Pelaksana Asal Jadi

Dugaan Proyek Rekondisi Ipal Milik PTPN IV PKS Dosin Dikerjakan Pelaksana Asal Jadi
Rekondisi Kolam Limbah PTPN IV Unit PKS Kebun Dosin, Nagori Dolok Sinumbah, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara

SIMALUNGUN- Proses pengerjaan atau pelaksanaan rekondisi satu unit kolam limbah milik installasi pabrik kelapa sawit PTPN IV Unit Dolok Sinumbah saat ini masih berlangsung dan diketahui proyek berbiaya ratusan juta ini, telah disesuaikan dengan spek kontrak oleh pihak rekanan menggunakan bahan material bambu, namun disinyalir pihak pelaksana dalam proses pengerjaan pemasangan cerucuk bambu tidak tersusun rapi dan terkesan asal jadi.

Hal ini berdasarkan hasil penelusuran nara sumber yang melakukan investigasi terkait pelaksanaan proyek rekondisi kolam limbah di lokasi dan disinyalir terjadi penyimpangan aturan kontrak yang dilakukan oleh pihak pelaksana di lokasi Installasi Ipal milik PTPN IV Unit PKS Dosin, Nagori Dolok Sinumbah, Kecamatan Hutabayu Raja, Minggu (04/10/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Pasalnya, dalam proses pengerjaan ternyata ditemukan ukuran diameter dan panjang bambu untuk cerucuk tidak sesuai spek kontrak. Selain itu tampak pada dinding kolam, pemasangan cerucuk bambu itupun tak beraturan dan tidak tersusun rapi.

Selebihnya, pada spek kontrak seharusnya tepas bambu yang terlebih dulu dipasang di dinding kolam namun, ternyata pemasangan cerucuk bambu lebih dulu yang dilakukan oleh pelaksana.

"Sudah ku lihat sendiri bagaimana hasil kerja si pelaksana pemasangan cerucuk dengan material bahan bambu, oleh pelaksana ternyata bambu cerucuk pada dinding kolam limbah terpasang tidak beraturan," sebut nara sumber.

Ditambahkan, material bambu untuk cerucuk yang terpasang pada dinding kolam limbah diragukan kesesuaiannya dengan kedalaman hingga ke dasar kolam, sebab ukuran dan tata cara pemgerjaan tertera di dalam kontrak, seharusnya bambu sepanjang 4 - 5 meter dan bambu berdiameter 4 - 5 inchi itu ditanam hingga ke dasar kolam limbah.

"Harus tepas lebih dulu yang dipasang pada dinding kolam itu barulah pemasangan cerucuknya. Apabila cerucuk bambu terpasang tentunya, tinggi dinding kolam lebih kurang 2 - 3 meter, maka bambu yang tertanam seharusnya 2 meter lebih. Di lokasi, aku ragukan bambu itu tertanam pada kedalaman 2 meter, bang," ungkap sumber mengakhiri.

Terpisah, salah seorang pemerhati lingkungan dan juga perkebunan di wilayah Simalungun B Panjaitan menanggapi pengerjaan rekondisi Ipal milik PTPN IV Unit PKS Dosin mengatakan, pihak manajemen setempat seharusnya lebih serius mengawasi pelaksana proyek itu. Ia mengingatkan, terkait Ipal seharusnya perusahaan lebih selektif terhadap pihak rekanannya dalam hal perbaikan kolam limbah harus yang kualifikasinya bersertifikat.

"Pengawasan yang intens tentunya wujud perlakuan integritas dan komitmen yang digaungkan PTPN IV dan Ipal merupakan objek vital, bila terjadi suatu hal buruk, resikonya terhadap lingkungan hidup," tegas B Panjaitan melalui sambungan selularnya.

Manajer PTPN IV Unit Dosin terkait pelaksana pengerjaan rekondisi kolam limbah di installasi PKS yang merupakan tanggung jawabnya enggan berkomentar saat jurnalis indonesiasatu.co.id menanyakan profil perusahaan pemenang tender kegiatan itu.

Sementara, pelaksana proyek rekondisi kolam limbah PKS Dosin Lufthi enggan memjawab panggilan dan pesan singkat yang dikirim jurnalis indonesiasatu.co.id tak bersedia berikan tanggapan.

(Amry Pasaribu)