Data Per September 2020 P2TP2A Tangani 81 Kasus, Elly : Kasus Hotel Wisata Korban Anak Jadi Perhatian Khusus

Data Per September 2020 P2TP2A Tangani 81 Kasus, Elly : Kasus Hotel Wisata Korban Anak Jadi Perhatian Khusus
P2TP2A) Kabupaten Bengkalis, Elly Kusumawati SH

BENGKALIS -  PelayananTerpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A ) Kabupaten Bengkalis telah mencatat atau menangani kasus dari bulan Januari sampai bulan September 2020 berjumlah 81 kasus. Rata-rata ada 9 kasus kekerasan anak perbulan. Di pertanyakan tercapaikah keinginan Kabupaten Bengkalis menjadi Kabupaten/Kota layak anak ( KLA ) tahun 2020 ?

Kasus dominan atau mayoritas adalah persetubuhan  atau pemerkosaan yang mendapakan pendampingan  P2TP2A kabupaten Bengkalis.

Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bengkalis, Elly Kusumawati SH mengatakan masalah pelecehan seksual baik perempuan terutama terhadap anak memang sudah menjadi perhatian khusus. Apalagi banyak anak-anak yang menjadi korban.

"Sepanjang 2019 total 125 kasus, Januari-September 2020 ini, kita sudah menerima dan dampingi 81 laporan terhadap anak dan perempuan," ungkapnya. di kantor P2TP2A Bengkalis, Selasa (13/10).

Dari 81 laporan tersebut yang sudah didampingi atau laporan antara lain pemerkosaan atau persetubuhan korbannya perempuan dan anak 25 kasus, pelecehan seksual 18 kasus, perceraian/hak asuh anak 8 kasus, penelantaran anak 4 kasus, Lakalantas 4 kasus,KDRT 3 kasus, kekerasan terhadap anak 3 kasus dan penganiayaan, pencurian, narkoba juga bayi dibuang masing-masing 1 kasus. 

Kalau dilihat kasus kekerasan, korban atau pelaku masih usia anak-anak dan perempuan trend meningkat penyebabnya bukan semakin bertambah kasus tapi kesadaran untuk melapor lebih berani atau terbuka dulu karena malu takut atau aib keluarga,

"Sekarang ini orang (korban) sudah berani melapor. Bahkan kesadaran ibu ibu atau orang tua korban itu lebih bagus dengan adanya sosialisasi sosialisasi yang sudah dilaksanakan," katanya lagi.

Masih kata Elly, dari 81 kasus  yang ditangani ada satu kasus yang menonjol dan menjadi sorotan media dan masyarakat adalah adalah meninggal nya korban masih usia anak Siti Zulaikha kasus Hotel Wisata Bengkalis.

" sebenarnya korban sudah pernah kami bina dengan memberikan pelatihan ketrampilan memasak karena sebelumnya orang tua korban pernah datang ke P2TP2A minta tolong agar Siti kembali baik tidak mengikuti pergaulan bebas teman temannya." kata Elly.

Kemudian lanjut Elly, kami merasa kecolongan atas kejadian yang menimpa almarhum Siti Zulaikha (17) karena sebelum terjadi kami sudah mendapatkan informasi korban kembali bergaul sama kelompoknya," pernah kami mencari korban tapi keduluan kejadian di hotel tersebut." ujar Elly.

Dari informasi terakhir kasus hotel wisata sudah mulai persidangan di PN Bengkalis secara virtual dan ketua P2TP2A Kabupaten Bengkalis berharap sidangnya bisa terbuka dan transparan," kami berharap tidak ada penutupan kasus ini secara diam-diam harus transparan ini korban masih anak-anak," harap Elly Kusumawati SH.

Maka dari itu, lanjutnya, mereka lebih berani, lebih sadar bahwa sebenarnya perempuan itu sepertinya dilakukan pelecehan sudah ada wadahnya contohnya di P2TP2A ini yang melindungi kaum perempuan dan anak.

Sementara itu  penetapan Kabupaten Bengkalis menjadi  Kabupaten layak anak tahun 2020 apakah memenuhi kriteria. Seharusnya sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.

Program Kabupaten/Kota Layak Anak. Program KLA mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.(yulistar)