Berondolan Berserakan Tandan Sawit Tampak Dibiarkan di PTPN IV Bah Birong Ulu

Berondolan Berserakan Tandan Sawit Tampak Dibiarkan di PTPN IV Bah Birong Ulu
Tandan buah segar tampak diduga dibiarkan oleh oknum pihak PTPN IV Bah Birong Ulu

Simalungun- Berawal dari beberapa temuan investigasi yang dilakukan awak media brondolan kelapa sawit dan tandanan tampak dibiarkan berserakan dibeberapa titik, di afdeling satu blok AN tepatnya dekat kampung Sidodadi, Nagori Manriah Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Jumat, (2/10) sekitar pukul 11:00 wib.

Berondolan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit berserakan di areal dan juga buah restan ini akibat kelalaian kerja mengakibatkan kerugian negara merupakan tanggung jawab manajer PTPN IV Unit Kebun Bah Birong Ulu.

"Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, oknum PTPN IV unit bah Birong Ulu diduga telah membuang buang uang negara, yang artinya merugikan negara" ujar Ambar salah satu pengamat sebagai warga negara Indonesia.

Sangat disesalkan, Asisten SDM dan Umum PTPN IV Unit Kebun Bah Birong Ulu Suhendro enggan menyampaikan tanggapan saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, terkait konfirmasi tandan buah sawit dan berondolan berserakan di areal kebun. Saat awak media memintai keterangan terkait TBS Suhendro masih sempat bertanya balik dengan tulisan "sp", kemudian beliau langsung memblokir WhatsApp jurnalis.

Dalam hal jabatan atau status karyawan setingkat Suhendro yang fungsinya juga sebagai humas, merupakan salah seorang karyawan pimpinan perusahaan di Unit Kebun Bah Birong Ulu ini, oleh jajaran Direksi PTPN IV.

Sepatutnya mengevaluasi kinerja pejabat yang terkesan tidak beretika dan tidak profesional dengan memblokir nomor kontak jurnalis sebagai mitra kerja dalam hal pengampaian informasi publik ketika dihubungi.(tom)