Aplikasi Horas Paten Bantu Polisi Amankan Ardian di Sidamanik, "M" Korlap Togel Masih Diburu

Aplikasi Horas Paten Bantu Polisi Amankan Ardian di Sidamanik, "M" Korlap Togel Masih Diburu
Ardian dan Barang Bukti di Mapolres Simalungun

SIMALUNGUN- Kali ini Aplikasi Horas Paten bantu personil Sat Reskrim Polres Simalungun meringkus tersangka perjudian Kim Hongkong, dianggap meresahkan masyarakat dan akhirnya dilaporkan.

Personil meringkus Ardian Syahputra di warung tuak milik marga Manik, tepatnya di Gang Memori, Kampung Gereja, Kelurahan Sidamanik, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Jumat (13/11/2020) malam, sekira pukul 19.30 Wib.

Belakangan ini, Aplikasi Horas Paten yang diluncurkan Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, S.I.K., M.H., tak hanya bantu tugas personil Satres Narkoba, melainkan juga Sat Reskrim.

Sat Reskrim melalui personil tim Opsnal Unit Jahtanras meringkus juru tulis (Jurtul) judi jenis Kim Hongkong Ardian Syahputra alias Ardian (38). Penangkapan tersangka Ardian atas adanya informasi masyarakat yang diterima operator Aplikasi Horas Paten.

Usai diamankan, terhadap Ardian dilakukan penggeledahan badan serta di seputaran lokasi dan psrsonil akhirnya menemukan barang bukti milik tersangka Ardian.

Saat itu ditemukan barang bukti berupa, 1 unit Hp Merek Samsung warna hitam yang berisikan angka - angka tebakan judi jenis Kim Hongkong yang tersimpan pada aplikasi pesan.

Selain itu, darinya juga diamankan sejumlah uang pecahan sebesar Rp 200.000 dan ketika diinterogasi tersangka Ardian mengakui perbuatannya.

Ardian juga mengakui hasil omset dan uangnya disetorkan kepada bandar togel bernama Sitanggang 99, dengan koordinator lapangan (korlap) berinisial M yang beralamat di Sidamanik.

Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim Sembiring membenarkan tim Opsnal Unit Jahtanras telah mengamankan tersangka Ardian dan melakukan pengembangan tetapi Korlap berinisial M ternyata tidak berhasil ditemukan.

"Tersangka Ardian dan barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses sesuai prosedur hukum. Diduga sudah mengetahui akan kedatangan petugas, Korlap M melarikan diri," tutup AKP Lukman.

(Amry Pasaribu)