Bomber Siluman Rusia Angkut Rudal Jarak 7000 Km

Konsep Bomber PAK DA Rusia (Photo: militaryrussia.ru)

Pengembang dari pembom strategis generasi baru Rusia, yang dikenal sebagai Advanced Long-Range Aviation Complex (PAK DA), telah memunculkan desain awal proyek pesawat pembom siluman tersebut, ujar Evgeniy Fedorov, direktur ilmiah dari Russian State Research Institute of Aviation Systems.

Menurut Evgeniy, Kementerian Pertahanan Rusia menyampaikan persyaratan yang sangat ketat untuk pesawat baru ini. “Militer menyebutkan segala yang mereka minta, termasuk kemampuan pembom strategis, kemampuan operasi membawa rudal taktis dan bahkan kemampuan pesawat pencegat jarak jauh yang mampu meluncurkan kendaraan ruang angkasa,” ujar Fedorov kepada kantor berita Rusia RNS.

Proyek PAK DA diluncurkan pada tahun 2009. Pesawat baru sedang dirancang untuk menggantikan ketiga jenis pesawat pembom saat ini yang digunakan Rusia untuk : penerbangan jarak jauh, termasuk bomber jarak jauh Tu-22M3 dan Tu-95 dan pembom strategis Tu-160 (alias White Swan).

“Uang juga dipertimbangkan dalam pengembangan PAK DA. Tu-160 adalah sebuah karya tapi sangat mahal. Pesawat baru ini diharapkan lebih murah tapi jauh lebih mudah dalam produksi. Desain awal telah disetujui dan keputusan dibuat untuk mulai membangun pesawat, “jelasnya.

PAK DA sedang dikembangkan oleh Biro Desain Tupolev. Bomber baru akan berbeda secara signifikan dari Tu-160. Ini akan memiliki desain sayap terbang. Pembom baru akan subsonic. Hilangnya kecepatan akan dikompensasi dengan kemampuan siluman canggih dan kemampuan elektronik.

Bomber baru diharapkan untuk membuat penerbangan pertama sebelum tahun 2021 dengan pengiriman pertama tahun 2023.

Pesawat ini akan mampu membawa rudal udara-ke-permukaan dan rudal udara-ke-udara serta bom konvensional dan bom cerdas-berpandu. Sebuah laporan tahun 2016 menyebutkan bahwa PAK DA diperkirakan memiliki jangkauan 6.740 mil laut. Hal ini juga akan mampu membawa 30 ton senjata.

Menurut Komandan Angkatan Aerospace Rusia, Viktor Bondarev, bomber baru ini akan menampilkan kemampuan siluman yang luar biasa dan kecerdasan buatan untuk rudal berpandunya.

“Tidak mungkin untuk membangun sebuah bomber pembawa rudal terlihat oleh radar dan terbang dengan kecepatan supersonik pada saat yang sama. Ini sebabnya fokus ditempatkan pada kemampuan siluman stealth. Pesawat PAK DA akan membawa rudal berpandu dengan jarak hingga 7.000 km. Rudal ini dapat menganalisis situasi udara dan radio-radar dan menentukan arahnya, ketinggian dan kecepatan. Kami sudah bekerja untuk rudal tersebut”, ujar Bondarev seperti dikutip oleh surat kabar Rusia Rossiskaya Gazeta.

Sputniknews.com

Written by izzat

http://indonesiasatu.id

3 Comments

Leave a Reply